-
Acer meluncurkan Veriton RI110 AI Mini Workstation di Berlin untuk memenuhi kebutuhan komputasi kecerdasan buatan lokal berskala perusahaan secara aman tanpa menyita banyak ruang kerja.
-
Komputer ringkas ini mengombinasikan prosesor Intel Core Ultra X7 358H dan kartu grafis Intel Arc B390, serta diklaim mampu menjalankan model bahasa besar hingga 120 miliar parameter.
-
Perangkat ini mengintegrasikan agen AI Acer Qubi Claw di lingkungan sandbox yang aman serta mendukung konektivitas cepat lewat teknologi Wi-Fi 7 dan jalur ekspansi OCuLink.
Ringkasan dibuat dengan bantuan AI berdasarkan isi artikel.
ALEXA.ID — Acer resmi meluncurkan Veriton RI110 AI Mini Workstation dalam perhelatan next@Acer di Berlin, Jerman, pada 7 September 2026. Komputer berukuran ringkas ini dirancang khusus bagi perusahaan dan organisasi yang memerlukan pemrosesan beban kerja kecerdasan buatan secara lokal tanpa menyita banyak ruang di meja kerja.
Guna menunjang pemrosesan data sensitif di tingkat internal, perangkat ini mengombinasikan kekuatan prosesor Intel Core Ultra X7 358H dan kartu grafis Intel Arc B390. Selain itu, Acer menyematkan sistem agen AI hibrida buatan sendiri bernama Acer Qubi Claw yang dapat berjalan langsung di dalam perangkat.
Spesifikasi Utama dan Komputasi AI Lokal
Acer Veriton RI110 memadukan komponen performa tinggi untuk mengolah pemrosesan AI tingkat lanjut secara mandiri. Perangkat ini mendukung konfigurasi memori LPDDR5X dual channel hingga 96GB. Sektor penyimpanannya mengandalkan SSD M.2 2280 PCIe Gen 4 dengan kapasitas mencapai 4TB, memberikan ruang lapang bagi penampungan model pemelajaran mesin berukuran besar.
Berdasarkan klaim pihak pabrikan, mini PC ini sanggup menjalankan model bahasa berukuran besar hingga 120 miliar parameter secara lokal. Meskipun angka tersebut belum diverifikasi melalui pengujian independen, kemampuan pemrosesan lokal ini menjadi solusi bagi tim pengelola data krusial agar tidak perlu mengirimkan informasi rahasia ke server cloud pihak ketiga.
Integrasi Agen AI Acer Qubi Claw
Salah satu fitur unggulan yang dibawa perangkat ini adalah Acer Qubi Claw. Berbeda dari sistem reka kata atau chatbot konvensional yang hanya memberikan jawaban teks sederhana, Qubi Claw bertindak sebagai agen AI yang mampu mengambil keputusan minor serta mengeksekusi tahapan pekerjaan secara otomatis.
Sistem ini beroperasi di dalam lingkungan sandbox, yakni ruang kerja terisolasi yang memisahkan aktivitas agen AI dari sistem utama maupun basis data pengguna. Pendekatan ini diterapkan untuk menjaga privasi dan keandalan keamanan data perusahaan. Proses instalasi Qubi Claw dirancang praktis hanya dengan satu kali klik.
Pada tahap awal peluncuran, fitur Qubi Claw dibekali beberapa kemampuan dasar, antara lain pelaksanaan riset daring secara mendalam, pemberian rekomendasi jadwal dan rencana perjalanan, hingga pemrosesan rekaman suara untuk diterjemahkan dan dikonversi menjadi catatan teks secara langsung. Acer juga membuka akses bagi pengguna untuk memasang agen AI buatan pihak ketiga sesuai kebutuhan operasional.
Konektivitas Lengkap dan Jalur OCuLink
Untuk menunjang fleksibilitas ekspansi perangkat keras, Acer membekali Veriton RI110 dengan antarmuka OCuLink berbasis PCIe 4.0 x4. Jalur ini menyediakan koneksi langsung ke unit pemroses grafis eksternal atau media penyimpanan NVMe berkecepatan tinggi. Lewat jalur OCuLink, perangkat mengeklaim dapat menyalurkan transmisi data dengan bandwidth mencapai 64Gbps serta tingkat latensi yang lebih rendah dibanding antarmuka standar.
Sektor komunikasi nirkabel telah mengadopsi teknologi Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4 untuk memastikan koneksi internet dan transfer data antarperangkat tetap lancar.
Meski memiliki bentuk yang mungil, jajaran port fisik pada Veriton RI110 tergolong sangat lengkap. Pada bagian depan dan samping, tersedia satu audio jack, satu port USB 2.0 Type A, satu port USB 3.2 Gen2 10Gbps Type A, dan satu port USB 3.2 Gen2 10Gbps Type C. Sementara di sisi belakang, terdapat satu port HDMI 2.1, satu DisplayPort, dua port LAN, dua port USB4 Type C, serta dua port USB 2.0 Type A.
Bagian dari Ekosistem AI PC Acer
Kehadiran Veriton RI110 memperkuat peta jalan produk AI PC Acer secara global. Sebelumnya, pada ajang Computex 2026, produsen asal Taiwan ini telah memperkenalkan empat lini komputer desktop dan workstation Veriton berbasis AI, termasuk seri Veriton RA110 AI Mini Workstation, serta laptop pemroses grafis Predator Helios 18 AI.
Mengenai ketersediaan di pasar Indonesia, pihak Acer belum merilis tanggal peluncuran maupun patokan harga resminya. Informasi yang dirilis oleh Acer Indonesia menyebutkan bahwa spesifikasi teknis, harga jual, dan jadwal ketersediaan unit dapat bervariasi di tiap-tiap negara. Konsumen di Tanah Air diimbau untuk memantau kabar terbaru melalui saluran resmi acerid.com.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.
01Apa itu Acer Veriton RI110?
Acer Veriton RI110 adalah komputer kerja mini bertenaga kecerdasan buatan lokal yang dirilis oleh Acer di Berlin pada September 2026. Perangkat ringkas ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pengolahan data perusahaan secara mandiri tanpa memerlukan server cloud pihak ketiga.
02Apa yang dimaksud dengan komputasi AI lokal?
Komputasi AI lokal adalah proses menjalankan program kecerdasan buatan langsung di dalam perangkat keras milik pengguna, bukan di server internet. Metode ini membantu menjaga kerahasiaan data sensitif karena informasi tidak perlu dikirim ke luar jaringan internal perusahaan.
03Bagaimana spesifikasi dapur pacu utama dari perangkat ini?
Workstation mini ini ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra X7 358H dan kartu grafis Intel Arc B390. Untuk mendukung performa tinggi, perangkat ini menyediakan konfigurasi memori LPDDR5X hingga 96GB dan penyimpanan SSD PCIe Gen 4 hingga kapasitas 4TB.
04Apa fungsi dari fitur Acer Qubi Claw?
Acer Qubi Claw adalah sistem agen kecerdasan buatan hibrida bawaan Acer yang bekerja secara lokal. Fitur ini dapat melakukan riset mendalam, memberikan rekomendasi jadwal, serta mengonversi rekaman suara menjadi teks secara otomatis untuk membantu pekerjaan pengguna.
05Apa yang dimaksud dengan lingkungan sandbox pada sistem Qubi Claw?
Sandbox adalah ruang kerja digital terisolasi yang memisahkan aktivitas program tertentu dari sistem operasi utama. Pada Qubi Claw, lingkungan sandbox digunakan untuk menjaga keamanan data dengan memastikan aktivitas agen kecerdasan buatan tidak memengaruhi atau membocorkan basis data utama perusahaan.
06Berapa kapasitas model bahasa besar yang diklaim bisa dijalankan perangkat ini?
Acer mengeklaim bahwa Veriton RI110 sanggup menjalankan model bahasa besar hingga 120 miliar parameter secara lokal. Namun, perlu dicatat bahwa klaim kemampuan pemrosesan mandiri ini belum diverifikasi melalui pengujian independen dari pihak ketiga.
07Apa itu OCuLink dan apa kegunaannya pada Veriton RI110?
OCuLink adalah teknologi antarmuka kabel berkecepatan tinggi berbasis jalur PCIe. Pada Veriton RI110, jalur OCuLink PCIe 4.0 x4 ini berguna untuk menghubungkan perangkat secara langsung ke kartu grafis eksternal atau media penyimpanan NVMe dengan kecepatan transfer data mencapai 64Gbps.
08Port fisik apa saja yang tersedia di bagian belakang perangkat ini?
Di sisi belakang perangkat, pengguna dapat menemukan satu port HDMI 2.1, satu DisplayPort, dua port LAN untuk koneksi internet kabel, dua port USB4 Type C berkecepatan tinggi, serta dua port USB 2.0 Type A untuk perangkat tambahan.
09Apakah pengguna bisa memasang agen AI buatan pihak ketiga?
Ya, selain menggunakan agen kecerdasan buatan bawaan yaitu Acer Qubi Claw, pihak pabrikan juga membuka akses bagi pengguna untuk memasang agen kecerdasan buatan dari pihak ketiga demi menyesuaikan dengan kebutuhan operasional perusahaan masing-masing.
10Kapan Acer Veriton RI110 akan tersedia di Indonesia dan berapa harganya?
Hingga saat ini, Acer Indonesia belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi maupun harga jual untuk pasar tanah air. Spesifikasi, harga, dan jadwal ketersediaan unit bervariasi di tiap negara, sehingga konsumen disarankan memantau situs resmi produsen.








