-
Pemerintah Vietnam menggandeng Starlink untuk mengatasi area tanpa sinyal di wilayah terpencil, perbatasan, dan kepulauan melalui penyediaan layanan internet satelit orbit bumi rendah.
-
Wakil Direktur Departemen Telekomunikasi Vietnam Nguyen Anh Cuong menegaskan bahwa Starlink berfungsi sebagai pelengkap jaringan lokal dengan batas maksimal 600.000 pelanggan selama masa uji coba.
-
Resmi meluncur pada Agustus 2026 dengan biaya bulanan 1,13 juta dong, Starlink juga membangun empat stasiun gerbang di Vietnam untuk mendukung ketahanan infrastruktur digital nasional.
Ringkasan dibuat dengan bantuan AI berdasarkan isi artikel.
ALEXA.ID — Vietnam mulai memanfaatkan layanan internet satelit Starlink untuk memperluas konektivitas di wilayah yang masih mengalami cakupan jaringan seluler lemah atau bahkan belum terjangkau infrastruktur telekomunikasi darat.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah Vietnam mempercepat pemerataan akses digital, terutama di daerah terpencil, perbatasan, kepulauan, serta kawasan yang sulit dijangkau jaringan kabel maupun menara seluler.
Starlink Services Vietnam Co., Ltd. akan menyediakan perangkat terminal dan layanan internet satelit untuk mendukung program konektivitas tersebut. Perusahaan telah memperoleh dua lisensi dari otoritas telekomunikasi Vietnam untuk melakukan uji coba layanan berbasis satelit orbit rendah atau Low Earth Orbit (LEO).
Selama masa uji coba, jumlah pelanggan dibatasi maksimal 600.000 pengguna.
Starlink Masuk untuk Menutup Celah Jaringan
Pemerintah Vietnam sebelumnya telah melakukan pemetaan terhadap kawasan yang masih memiliki kualitas sinyal telekomunikasi lemah.
Dari hasil evaluasi tersebut, pemerintah kemudian bekerja sama dengan Starlink Services Vietnam untuk menyediakan konektivitas tambahan melalui jaringan satelit.
Program ini difokuskan pada wilayah yang selama ini sulit mendapatkan layanan broadband stabil karena kondisi geografis, keterbatasan jaringan kabel, atau minimnya infrastruktur seluler.
Starlink dinilai cocok untuk kondisi tersebut karena sistemnya tidak bergantung sepenuhnya pada menara BTS maupun jaringan serat optik di darat.
Sinyal internet dikirim langsung melalui ribuan satelit yang mengorbit relatif dekat dengan permukaan bumi.
Internet Satelit Jadi Pelengkap, Bukan Pengganti Operator Lokal
Wakil Direktur Departemen Telekomunikasi Vietnam, Nguyen Anh Cuong, menjelaskan bahwa layanan satelit orbit rendah seperti Starlink diperkirakan tidak akan menggantikan jaringan broadband tetap maupun seluler yang sudah tersedia.
Pasalnya, kuota maksimal pelanggan Starlink selama fase uji coba hanya setara sekitar 2,5 persen dari total pelanggan broadband tetap di Vietnam.
Dengan skala tersebut, Starlink lebih diposisikan sebagai jaringan pelengkap.
Perannya menjadi semakin penting di kawasan terpencil, daerah perbatasan, pulau-pulau kecil, hingga wilayah yang mengalami gangguan infrastruktur akibat bencana.
Ketika jaringan telekomunikasi terestrial putus, koneksi berbasis satelit dapat menjadi jalur komunikasi cadangan.
Starlink Resmi Tersedia di Vietnam Sejak Agustus 2026
Starlink mulai menerima pesanan layanan di Vietnam pada 13 Agustus 2026.
Peluncuran tersebut menjadikan Vietnam sebagai negara keenam di Asia Tenggara yang mendapatkan akses ke layanan internet satelit milik SpaceX setelah Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Timor-Leste.
Untuk pengguna residensial, biaya langganan mulai sekitar 1,13 juta dong Vietnam per bulan, di luar biaya perangkat.
Perangkat Starlink mencakup antena penerima, router Wi-Fi, serta catu daya yang digunakan untuk menangkap sinyal langsung dari jaringan satelit.
Pemerintah Vietnam juga telah menyetujui pembangunan empat stasiun gateway Starlink untuk mendukung operasional layanan di dalam negeri.
Bisa Jadi Solusi saat Bencana
Salah satu nilai strategis internet satelit terletak pada ketahanannya terhadap gangguan infrastruktur fisik.
Ketika kabel optik terputus atau menara komunikasi rusak akibat bencana alam, layanan berbasis satelit masih dapat digunakan selama pengguna memiliki perangkat terminal dan sumber listrik.
Karena itu, pemerintah Vietnam melihat Starlink bukan hanya sebagai layanan internet komersial, tetapi juga bagian dari strategi membangun ketahanan infrastruktur digital.
Teknologi tersebut dapat digunakan untuk komunikasi darurat, layanan publik, pendidikan jarak jauh, hingga akses internet di wilayah yang selama ini sulit dijangkau operator.
Transformasi Digital Didorong hingga Daerah Terpencil
Pemanfaatan Starlink juga sejalan dengan program percepatan transformasi digital Vietnam.
Pemerintah menargetkan akses digital tidak hanya terkonsentrasi di kota besar, tetapi juga menjangkau wilayah yang selama ini tertinggal dari sisi infrastruktur telekomunikasi.
Dalam konteks tersebut, internet satelit menjadi salah satu solusi untuk mempercepat pemerataan konektivitas tanpa harus menunggu pembangunan jaringan darat yang membutuhkan waktu dan biaya lebih besar.
Meski demikian, Starlink tetap diwajibkan mengikuti seluruh aturan telekomunikasi, tata kelola harga, serta regulasi persaingan usaha di Vietnam.
Artinya, kehadiran perusahaan milik SpaceX tersebut tidak mendapat perlakuan khusus dibanding operator lokal.
Peluang Baru bagi Wilayah Blank Spot
Masuknya Starlink memberi pilihan tambahan bagi pemerintah Vietnam dalam menyelesaikan persoalan blank spot atau area tanpa sinyal memadai.
Teknologi satelit LEO memungkinkan internet menjangkau lokasi yang secara ekonomi maupun geografis sulit dilayani jaringan tradisional.
Jika implementasinya berjalan sesuai rencana, Starlink berpotensi menjadi infrastruktur pelengkap penting dalam ekosistem telekomunikasi Vietnam.
Bagi masyarakat di daerah terpencil, manfaatnya jauh lebih sederhana tetapi penting: akses internet yang sebelumnya sulit diperoleh bisa menjadi lebih dekat.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.
01Apa tujuan pemerintah Vietnam bekerja sama dengan Starlink?
Pemerintah Vietnam bekerja sama dengan Starlink untuk memperluas akses internet di wilayah terpencil, perbatasan, dan kepulauan yang belum terjangkau jaringan kabel atau seluler darat. Langkah ini bertujuan mempercepat pemerataan akses digital nasional.
02Apa yang dimaksud dengan satelit LEO (Low Earth Orbit)?
Satelit LEO adalah satelit yang mengorbit relatif dekat dengan permukaan bumi. Secara umum, teknologi ini memungkinkan pengiriman sinyal internet langsung ke perangkat pengguna dengan latensi lebih rendah dibandingkan satelit konvensional berjarak jauh.
03Kapan Starlink resmi tersedia di Vietnam dan berapa biaya langganannya?
Starlink resmi menerima pesanan layanan di Vietnam mulai tanggal 13 Agustus 2026. Biaya langganan bulanan untuk pengguna residensial dipatok mulai sekitar 1,13 juta dong Vietnam, belum termasuk biaya perangkat keras.
04Apa saja perangkat yang didapatkan pengguna saat berlangganan Starlink?
Pengguna yang berlangganan layanan internet satelit ini akan mendapatkan satu set perangkat terminal. Perangkat tersebut mencakup antena penerima sinyal satelit, router Wi-Fi, serta unit catu daya untuk mendukung operasionalnya.
05Berapakah batas jumlah pelanggan Starlink selama masa uji coba di Vietnam?
Selama masa uji coba menggunakan lisensi khusus, pemerintah Vietnam membatasi jumlah pelanggan Starlink maksimal 600.000 pengguna. Jumlah ini setara dengan sekitar 2,5 persen dari total pelanggan broadband tetap di negara tersebut.
06Mengapa Starlink diposisikan sebagai pelengkap, bukan pengganti operator lokal?
Menurut Wakil Direktur Departemen Telekomunikasi Vietnam, Nguyen Anh Cuong, kuota maksimal pelanggan Starlink selama uji coba sangat terbatas. Oleh karena itu, layanan ini diposisikan sebagai pelengkap dan cadangan saat jaringan darat terputus.
07Infrastruktur tambahan apa yang dibangun Starlink di Vietnam untuk mendukung layanannya?
Untuk mendukung kelancaran operasional layanan internet satelit di dalam negeri, pemerintah Vietnam telah memberikan persetujuan kepada Starlink untuk membangun empat stasiun gerbang atau gateway di wilayah negara tersebut.
08Apa yang dimaksud dengan area blank spot dalam telekomunikasi?
Secara umum, blank spot merujuk pada area geografis yang tidak terjangkau oleh sinyal komunikasi, baik seluler maupun internet. Wilayah ini biasanya terisolasi secara infrastruktur karena kendala geografis atau keterbatasan pembangunan menara pemancar darat.
09Bagaimana peran Starlink saat terjadi bencana alam di Vietnam?
Karena tidak bergantung pada menara BTS darat atau kabel serat optik, Starlink dapat menjadi jalur komunikasi darurat cadangan saat bencana merusak infrastruktur fisik. Pengguna tetap bisa terhubung selama memiliki terminal dan listrik.
10Apakah Starlink mendapatkan perlakuan khusus dibanding operator lokal di Vietnam?
Tidak. Pemerintah Vietnam menegaskan bahwa Starlink tetap diwajibkan mematuhi seluruh regulasi telekomunikasi nasional yang berlaku, termasuk mengenai tata kelola harga serta aturan persaingan usaha, tanpa mendapatkan keistimewaan khusus.



