-
Kelompok peretas UNC3569 menyusupkan backdoor GRAYRABBIT ke komputer korban melalui celah keamanan aplikasi Sogou Input Method versi Windows. Celah sistemik ini memberi penyerang akses penuh untuk mengontrol perangkat yang terinfeksi secara jarak jauh.
-
Penyerang mengeksploitasi mesin peramban internal Chromium 80 yang usang dan tanpa fitur keamanan sandbox. Mereka menggunakan teknik DLL side-loading melalui aplikasi legal 7-Zip untuk mengelabui deteksi sistem keamanan otomatis.
-
Tencent telah merilis pembaruan versi 16.3.0.3498 untuk membatasi akses domain dan memverifikasi argumen tautan. Meskipun demikian, pengguna Sogou Input Method diimbau segera melakukan pembaruan guna menghindari risiko penyusupan perangkat.
Ringkasan dibuat dengan bantuan AI berdasarkan isi artikel.
ALEXA.ID — Kelompok peretas berstatus hacker-for-hire yang ditengarai terafiliasi dengan Tiongkok, UNC3569, memanfaatkan celah keamanan pada aplikasi papan ketik populer Sogou Input Method versi Windows. Melalui celah ini, penyerang berhasil menyusupkan program jahat (backdoor) GRAYRABBIT ke komputer korban hanya dengan memicu tautan khusus.
Laporan riset terbaru dari perusahaan keamanan siber Gen Digital mengungkapkan bahwa kelemahan sistemik pada arsitektur perangkat lunak milik Tencent tersebut memberi akses penuh bagi peretas untuk mengontrol perangkat yang terinfeksi. Pembaruan keamanan kini telah dirilis untuk menutup celah eksploitasi tersebut.
Bagaimana Tautan Jahat Menembus Pertahanan Sistem
Aplikasi Sogou Input Method versi Windows tidak berjalan sebagai satu program tunggal, melainkan gabungan sejumlah komponen yang saling berkomunikasi menggunakan skema penangan tautan kustom sgbiz:. Saat tautan tersebut dibuka, sistem operasi Windows secara otomatis menyerahkan perintah kepada komponen biz_helper.exe.
Hasil analisis Gen Digital menunjukkan bahwa biz_helper.exe tidak melakukan verifikasi atau penyaringan terhadap argumen baris perintah (command-line arguments) yang dikirimkan. Penyerang memanfaatkan kelemahan ini dengan mengarahkan tautan ke program pengaturan SGMyInput.exe untuk membuka fitur toko tampilan (skin store)—satu-satunya halaman yang mengaktifkan peramban internal aplikasi.
Peramban internal tersebut dibangun menggunakan mesin Chromium versi 80 yang dirilis sekitar Maret 2020. Di dalam kode aplikasi, fitur keamanan krusial seperti sandbox dan same-origin policy sengaja dimatikan oleh pengembang. Ketiadaan sandbox membuat kode berbahaya berbahasa JavaScript dapat langsung mengeksekusi perintah di komputer korban dengan tingkat akses pengguna yang sedang masuk.
Eksploitasi Celah Keamanan Lama dan Modus Penyusupan
Halaman web buatan peretas memanfaatkan kerentanan tua pada mesin JavaScript V8, yakni CVE-2021-38003. Celah yang telah ditambal Google pada Chrome versi 95 sejak Oktober 2021 tersebut tidak pernah diperbarui oleh pengembang Sogou Input Method. Laporan The Hacker News mencatat sedikitnya 32 dari 41 celah keamanan V8 yang terdaftar di katalog CISA masih terbuka pada mesin peramban yang digunakan aplikasi tersebut.
Setelah tautan berhasil dieksekusi, skrip berbahaya mengunduh tiga file dari server Alibaba Cloud di Hong Kong ke direktori C:\Users\Public\Documents. File tersebut terdiri dari aplikasi legal 7-Zip, pustaka DLL jahat, serta berkas terenkripsi yang memuat payload utama.
Peretas menggunakan teknik DLL side-loading, di mana aplikasi 7-Zip secara otomatis memuat DLL jahat saat dijalankan. Pustaka berbahaya ini terlebih dahulu memeriksa jumlah proses yang sedang aktif di komputer target. Jika menemukan kurang dari 50 proses—kondisi khas pada lingkungan analisis malware otomatis—DLL akan memicu pembentukan kunci yang salah sehingga payload tidak dapat terbaca. Teknik ini memungkinkan malware meloloskan diri dari deteksi sistem analisis keamanan otomatis.
Setelah berhasil mengeksekusi payload, DLL jahat menyembunyikan isinya ke dalam NTFS alternate data stream sebelum menandai dirinya untuk dihapus dari cakram keras tanpa meninggalkan log aktivitas penghapusan standar.
Ancaman Backdoor GRAYRABBIT dan Implikasi Pengguna
Keberhasilan infeksi ini berujung pada pemasangan backdoor GRAYRABBIT. Perangkat lunak jahat ini memberi penyerang akses remote command shell, kemampuan memindahkan berkas dua arah, serta fasilitas untuk memuat modul tambahan dari server peretas kapan saja.
Google Threat Intelligence yang memantau UNC3569 sejak 2021 mencatat bahwa kelompok ini kerap menyasar sektor pemerintah, pendidikan, teknologi, dan keuangan, utamanya di wilayah Asia Timur serta Asia Tenggara. Dalam aksinya, GRAYRABBIT berkomunikasi dengan server kendali mail.uaiubifas[.]top melalui port 443 menggunakan protokol TCP berenkripsi RC4, bukan menggunakan enkripsi TLS standar.
Berdasarkan riset Citizen Lab dari University of Toronto pada 2023, Sogou Input Method merupakan aplikasi pengetikan bahasa Mandarin paling populer dengan pangsa pasar mencapai 70 persen atau lebih dari 455 juta pengguna bulanan di berbagai platform. Aplikasi ini juga digunakan secara global, termasuk mencatat lebih dari 3,3 persen lalu lintas situs dari Amerika Serikat.
Tanggapan Tencent dan Status Perbaikan Aplikasi
Gen Digital mengarsipkan temuan ini dengan kode CVE-2026-51990 dan melaporkannya kepada Tencent pada 9 April 2026. Tencent merilis pembaruan otomatis versi 16.3.0.3498 pada 21 April 2026 untuk menutup celah masuk tersebut.
Dalam tanggapan resmi yang dikutip dalam riset, pihak Tencent menilai rantai serangan ini tergolong kompleks dan membutuhkan rekayasa sosial (social engineering) agar pengguna mengizinkan perintah penampil jendela konfirmasi pada peramban.
Perbaikan yang diterapkan Tencent difokuskan pada komponen biz_helper.exe dengan memverifikasi argumen tautan, mewajibkan protokol HTTPS, serta membatasi domain yang dapat diakses hanya pada empat domain resmi: sogou.com, qq.com, woa.com, dan sogou. Meski demikian, analisis Gen Digital menunjukkan bahwa mesin peramban internal aplikasi masih menggunakan Chromium 80 tanpa pengaktifan fitur sandbox.
Pengguna Sogou Input Method versi Windows diimbau untuk segera memastikan aplikasi mereka telah diperbarui ke versi 16.3.0.3498 guna mencegah risiko penyusupan perangkat.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.
01Apa itu Sogou Input Method dan mengapa aplikasi ini menjadi sasaran peretas?
Sogou Input Method adalah aplikasi pengetikan bahasa Mandarin populer besutan Tencent dengan lebih dari 455 juta pengguna bulanan. Kepopulerannya yang global, termasuk di sektor pemerintah dan teknologi, menjadikannya target strategis bagi kelompok peretas UNC3569 untuk menyusupkan program jahat.
02Apa yang dimaksud dengan backdoor dalam keamanan siber?
Backdoor atau pintu belakang adalah metode atau program khusus yang digunakan peretas untuk melewati proses autentikasi normal pada perangkat target. Melalui program ini, penyerang dapat masuk kembali secara rahasia untuk mengakses sistem, memindahkan data, atau memberikan perintah jarak jauh.
03Bagaimana cara backdoor GRAYRABBIT menginfeksi komputer korban melalui Sogou Input Method?
Infeksi terjadi saat korban memicu tautan khusus berbasis skema "sgbiz:". Komponen aplikasi yang tidak menyaring perintah otomatis membuka peramban internal usang, mengeksekusi kode JavaScript berbahaya, lalu mengunduh berkas berbahaya ke sistem korban melalui server cloud.
04Apa itu teknik DLL side-loading yang digunakan dalam serangan ini?
DLL side-loading adalah teknik penyerangan yang memanfaatkan aplikasi legal untuk memuat pustaka dinamis (DLL) palsu atau berbahaya yang diletakkan di direktori yang sama. Dalam kasus ini, peretas memanipulasi aplikasi pengarsipan legal 7-Zip untuk menjalankan DLL jahat secara otomatis.
05Bagaimana malware GRAYRABBIT menghindari deteksi sistem analisis keamanan otomatis?
DLL jahat memeriksa jumlah proses aktif pada komputer target terlebih dahulu. Jika mendeteksi kurang dari 50 proses yang aktif, malware akan memicu pembentukan kunci enkripsi yang salah sehingga muatan berbahaya sengaja tidak terbaca untuk mengelabui lingkungan analisis otomatis.
06Apa fungsi dari fitur sandbox dalam sebuah peramban web?
Sandbox adalah mekanisme keamanan isolasi yang memisahkan program yang sedang berjalan dari sistem operasi utama. Fitur ini mencegah kode berbahaya, seperti JavaScript jahat di situs web, mengeksekusi perintah langsung atau mengakses data sensitif di dalam komputer pengguna.
07Mengapa peramban internal dalam aplikasi Sogou Input Method sangat rentan disusupi?
Peramban internal tersebut menggunakan mesin Chromium versi 80 yang dirilis tahun 2020 tanpa memperbarui puluhan celah keamanan lama. Pengembang juga sengaja mematikan fitur keamanan krusial seperti sandbox dan same-origin policy, sehingga kode berbahaya bebas berjalan langsung di sistem.
08Siapa kelompok peretas UNC3569 dan apa target utama mereka?
UNC3569 adalah kelompok peretas bayaran (hacker-for-hire) yang ditengarai terafiliasi dengan Tiongkok. Berdasarkan pemantauan Google Threat Intelligence sejak tahun 2021, kelompok ini sering menargetkan sektor pemerintah, pendidikan, teknologi, dan keuangan di kawasan Asia Timur serta Asia Tenggara.
09Bagaimana tanggapan Tencent dan langkah perbaikan yang telah mereka lakukan?
Tencent merilis pembaruan versi 16.3.0.3498 untuk membatasi domain akses dan memverifikasi argumen tautan. Meski menilai serangan ini kompleks karena butuh rekayasa sosial, pembaruan tersebut membatasi akses aplikasi hanya pada empat domain resmi milik Tencent dan Sogou.
10Apa yang harus segera dilakukan oleh pengguna Sogou Input Method versi Windows?
Pengguna diimbau untuk segera memperbarui aplikasi Sogou Input Method mereka ke versi terbaru, yaitu 16.3.0.3498 atau lebih tinggi. Langkah ini sangat penting untuk menutup celah keamanan yang dieksploitasi peretas dan mencegah risiko penyusupan perangkat secara penuh.








