TERKINI
AI Agent Mulai Masuk Meja Kepatuhan Bank, Tapi Siapa yang Bertanggung Jawab Saat Sistem Salah?Pengacara Didenda Rp82 Juta Usai ChatGPT Mengarang Saksi, Pengadilan Soroti Bahaya AI Tanpa VerifikasiOM SYSTEM PEN Resmi Meluncur di Indonesia: Kamera Mirrorless Tahan Percikan Air Berdesain KlasikCISA Tambah 5 Kerentanan KEV Baru: Menyasar MikroTik, ScreenConnect, dan Artifactory

CISA Tambah 5 Kerentanan KEV Baru: Menyasar MikroTik, ScreenConnect, dan Artifactory

CISA Tambah 5 Kerentanan KEV Baru: Menyasar MikroTik, ScreenConnect, dan Artifactory
ALEXA Insight
Lima intisari utama yang merangkum fakta, data, konteks, dan dampak terpenting dari artikel secara ringkas dan berimbang.
  • CISA menambahkan lima kerentanan keamanan baru yang aktif dieksploitasi ke dalam katalog KEV, yang menargetkan perangkat lunak dari JFrog Artifactory, ConnectWise ScreenConnect, dan MikroTik RouterOS dengan tenggat pembaruan hingga September 2026.

  • Peneliti keamanan dari Wiz mengungkapkan bahwa peretas mengeksploitasi rantai kerentanan pada server mandiri JFrog Artifactory untuk menguasai akses administrator secara penuh, menyebarkan plugin berbahaya, serta menanam pintu belakang berbasis bahasa pemrograman Rust.

  • Eksploitasi pada ConnectWise ScreenConnect memicu pengiriman skrip berbahaya tanpa otorisasi host, sementara kerentanan 'MikroTrick' pada MikroTik RouterOS memungkinkan aktor ancaman mengambil alih kendali penuh atas perangkat tanpa proses autentikasi.

Ringkasan dibuat dengan bantuan AI berdasarkan isi artikel.

ALEXA.ID — Badan Keselamatan Siber dan Infrastruktur Amerika Serikat (CISA) resmi memperbarui katalog Known Exploited Vulnerabilities (KEV) dengan memasukkan lima celah keamanan baru yang terbukti aktif dieksploitasi oleh pelaku kejahatan siber. Keputusan ini diambil setelah serangkaian laporan keamanan mengonfirmasi adanya serangan nyata di lapangan yang memanfaatkan celah tersebut.

Kelima kerentanan yang ditambahkan menyerang perangkat lunak dari tiga vendor terkemuka, yaitu JFrog Artifactory, ConnectWise ScreenConnect, dan MikroTik RouterOS. CISA menginstruksikan seluruh instansi Eksekutif Sipil Federal (FCEB) di Amerika Serikat untuk segera menerapkan tambalan keamanan sesuai tenggat waktu yang telah ditetapkan sepanjang bulan September 2026.

Rantai Eksploitasi Berbahaya pada JFrog Artifactory

CISA menambahkan dua celah keamanan pada JFrog Artifactory setelah mendeteksi aksi peretasan berantai. Pelaku kejahatan siber menggabungkan kedua bug ini dengan kerentanan CVE-2026-82329 yang memiliki skor CVSS sangat tinggi, yakni 9,8. Celah CVE-2026-82329 sendiri telah dimasukkan ke dalam katalog KEV CISA pada awal bulan ini.

Berdasarkan pengamatan, rangkaian serangan ini berlangsung antara 15 Agustus hingga 8 September 2026 dengan menyasar server Artifactory yang dikelola secara mandiri (self-hosted).

Perusahaan keamanan siber Wiz, yang berada di bawah naungan Google, menjelaskan bahwa peretas merantai kerentanan tersebut untuk menembus sistem tanpa autentikasi, mengeskalasi hak akses, dan mengambil alih kendali administrator secara penuh atas instansi Artifactory yang rentan.

Wiz juga mengidentifikasi sejumlah aktivitas pasca-eksploitasi yang dilakukan peretas. Pelaku terpantau membuat akun administrator baru yang persisten agar dapat mempertahankan akses ke dalam sistem. Selain itu, peretas menyebarkan plugin Groovy berbahaya guna mengeksekusi kode acak serta menginstal pintu belakang (backdoor) berbasis bahasa pemrograman Rust untuk memastikan akses jarak jauh tetap aktif.

Ancaman Eksekusi Berkas pada ConnectWise ScreenConnect

Celah keamanan berikutnya yang masuk dalam daftar pemantauan ketat CISA adalah CVE-2026-84869 yang memengaruhi ConnectWise ScreenConnect. Penambahan ini berkaitan erat dengan laporan dari perusahaan keamanan siber Huntress yang mendokumentasikan tiga insiden peretasan terpisah.

Dalam ketiga insiden tersebut, aktor ancaman menyalahgunakan ScreenConnect untuk mendistribusikan muatan skrip berbahaya berupa Visual Basic Script (VBScript) ke perangkat yang baru saja terhubung ke dalam jaringan.

Pihak ConnectWise mengklarifikasi bahwa kerentanan ini merupakan kondisi khusus pada perangkat lunak klien ScreenConnect. Celah tersebut dapat dimanfaatkan untuk mentransfer dan mengeksekusi berkas melalui sesi jarak jauh yang sedang aktif tanpa memerlukan otorisasi atau konfirmasi dari perangkat Host. ConnectWise memastikan bahwa masalah teknis ini tidak berdampak pada perangkat server ScreenConnect.

Huntress menegaskan dalam pembaruannya bahwa kondisi tersebut berpotensi memungkinkan berkas asing dikirim dan dijalankan pada sistem klien Host, termasuk melalui tindakan eksekusi dengan hak akses yang ditingkatkan. Guna meminimalisasi risiko keamanan, Huntress mendesak setiap organisasi pengguna untuk segera melakukan pembaruan ke ScreenConnect versi 26.6.5.

Metode MikroTrick Mengincar RouterOS MikroTik

Dua celah keamanan lain yang kini menjadi perhatian CISA adalah CVE-2026-67277 dan CVE-2026-86060 pada MikroTik RouterOS. Penambahan ini menyusul publikasi laporan dari CERT Polska pada minggu sebelumnya.

CERT Polska mengungkapkan bahwa penyerang tak dikenal telah memanfaatkan kedua celah keamanan tersebut untuk mengambil alih kendali penuh atas perangkat MikroTik yang rentan tanpa memerlukan autentikasi terlebih dahulu. Badan keamanan siber asal Polandia itu menyebutkan bahwa rangkaian rantai eksploitasi pada RouterOS ini diidentifikasi dengan nama MikroTrick.

Tenggat Waktu Pembaruan bagi Instansi Pemerintah Sipil Federal

Sebagai bentuk langkah mitigasi terhadap potensi ancaman siber yang meluas, CISA memberikan arahan mengikat bagi seluruh instansi Eksekutif Sipil Federal (FCEB) di Amerika Serikat untuk segera melakukan perbaikan pada sistem mereka.

Instansi pemerintah diwajibkan untuk menambal celah keamanan pada MikroTik RouterOS paling lambat pada 13 September 2026. Untuk celah keamanan pada ConnectWise ScreenConnect, pembaruan wajib diselesaikan sebelum 14 September 2026. Sementara itu, tenggat waktu perbaikan untuk celah keamanan pada JFrog Artifactory ditetapkan hingga 25 September 2026.

ALEXA FAQ

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa itu katalog KEV CISA?

Katalog KEV (Known Exploited Vulnerabilities) adalah daftar milik Badan Keselamatan Siber dan Infrastruktur AS (CISA) yang memuat celah keamanan siber yang terbukti telah dieksploitasi secara aktif oleh peretas di dunia nyata untuk menyerang berbagai sistem komputer.

02Apa saja produk yang terdampak oleh lima kerentanan baru dalam katalog KEV CISA?

Berdasarkan pembaruan terbaru CISA, lima celah keamanan baru tersebut menyerang tiga produk teknologi dari vendor terkemuka, yaitu perangkat lunak pengelolaan repositori JFrog Artifactory, aplikasi akses jarak jauh ConnectWise ScreenConnect, dan sistem operasi jaringan MikroTik RouterOS.

03Bagaimana peretas mengeksploitasi celah keamanan pada JFrog Artifactory?

Menurut temuan Wiz, peretas menggabungkan dua kerentanan baru dengan celah CVE-2026-82329 untuk menembus server mandiri tanpa autentikasi. Mereka kemudian menaikkan hak akses, membuat akun admin baru, dan menanam pintu belakang berbasis Rust untuk mempertahankan kendali.

04Apa yang dimaksud dengan 'backdoor' dalam keamanan siber?

Secara umum, pintu belakang atau 'backdoor' adalah metode rahasia yang dibuat untuk melewati proses autentikasi normal pada sistem komputer. Dalam kasus JFrog, peretas memasang 'backdoor' berbasis bahasa pemrograman Rust agar mereka dapat terus mengakses sistem dari jarak jauh secara ilegal.

05Masalah apa yang ditemukan Huntress pada ConnectWise ScreenConnect?

Huntress menemukan tiga insiden di mana penyerang menyalahgunakan ScreenConnect untuk mengirimkan skrip Visual Basic Script (VBScript) berbahaya ke perangkat klien. Celah ini memungkinkan pengiriman dan eksekusi berkas asing tanpa memerlukan persetujuan dari perangkat utama atau host.

06Apakah semua perangkat ScreenConnect terancam oleh kerentanan CVE-2026-84869?

Pihak ConnectWise mengklarifikasi bahwa celah keamanan tersebut hanya memengaruhi perangkat lunak klien ScreenConnect dalam sesi jarak jauh yang sedang aktif. Masalah teknis ini dipastikan tidak berdampak pada perangkat tingkat server milik mereka.

07Bagaimana pengguna ScreenConnect dapat mengamankan sistem mereka?

Untuk mengurangi risiko keamanan siber, perusahaan keamanan Huntress mendesak setiap organisasi pengguna untuk segera melakukan pembaruan sistem ke ScreenConnect versi 26.6.5 atau versi terbaru yang telah menambal celah tersebut secara resmi.

08Apa yang dimaksud dengan 'MikroTrick' pada perangkat MikroTik?

CERT Polska menyebut 'MikroTrick' sebagai rangkaian eksploitasi yang memanfaatkan celah keamanan CVE-2026-67277 dan CVE-2026-86060. Metode ini memungkinkan peretas asing mengambil alih kendali penuh atas sistem operasi MikroTik RouterOS secara ilegal tanpa perlu melewati proses autentikasi.

09Kapan tenggat waktu yang diberikan CISA kepada instansi pemerintah AS untuk menambal celah ini?

CISA mewajibkan instansi pemerintah sipil federal AS untuk menyelesaikan perbaikan MikroTik RouterOS paling lambat 13 September 2026, disusul ConnectWise ScreenConnect sebelum 14 September 2026, dan terakhir celah keamanan JFrog Artifactory pada 25 September 2026.

10Apa itu CVSS dalam konteks kerentanan keamanan siber?

CVSS (Common Vulnerability Scoring System) adalah standar industri global untuk mengukur tingkat keparahan celah keamanan siber dengan skala 0 hingga 10. Dalam kasus ini, salah satu celah pada JFrog Artifactory memiliki skor CVSS sangat tinggi, yaitu 9,8.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Cari di ALEXA.ID

Ketik minimal 2 karakter untuk hasil instan.

Jelajah kategori populer

Topik artikel hari ini

Tag yang paling sering muncul pada artikel terbit hari ini.